Faculty of Science and Engineering

Fakultas Sains dan Teknik

Fakultas Sains dan Teknik (FST) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Universitas Nusa Cendana, ditantang untuk mempersiapkan diri dalam mewujudkan visi mulia tersebut, kiranya dapat dijabarkan lebih lanjut ke dalam visi fakultas sesuai kebutuhan di tingkat fakultas. Dengan demikian sesuai dengan visi Undana, maka FST merumuskan visinya yaitu “Menjadi Pusat Unggulan dalam Bidang Sains dan Teknologi yang Berdaya Saing Global”.

Fakultas Sains dan Teknik yang eksistensinya dilegitimasi dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2006 merupakan penyatu paduan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Fakultas Teknik (FT). Regulasi tersebut memberi keleluasaan kepada 7 jurusan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab yang berhubungan dengan pendidikan, tridharma perguruan tinggi dan penunjang tridharama perguruan tinggi dengan tetap menjunjung tinggi nilai dan martabat manusia. Ketujuh jurusan tersebut adalah Jurusan Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Teknik Sipil, Teknik Mesin dan Teknik Elektro. Seiring perjalanan waktu dan sesuai tuntutan kebutuhan masyarakat, maka dikembangkan lagi tiga Jurusan yaitu Ilmu Komputer, Teknik Arsitektur dan Teknik Pertambangan sehingga saat ini FST telah memiliki 10 Jurusan.

Keberadaan fakultas yang berkonsentrasi pada pengembangan sains dan teknik sesuai kapasitas keilmuan yang dimiliki menjadi kekuatan dalam mengembangkan IPTEKS yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus mampu memecahkan berbagai masalah pembangunan menuju terciptanya kesejahteraan masyarakat secara khusus di Nusa Tenggara Timur maupun Indonesia pada umumnya. Dengan demikian, institusi ini harus mampu mengembangkan sumberdaya manusia melalui pengembangan diri secara profesional sesuai dengan kompetensi keilmuan. Keharusan lain yang tidak dapat dihindari adalah mewujudkan manajemen yang transparan dan akuntabel guna menciptakan iklim kerja yang kondusif demi mendukung keberhasilan pelaksanaan program pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta mampu membangun jaringan kerja sama dengan instansi pemerintah dan swasta dalam penerapan IPTEKS.

Perkembangan FST sejak terbentuknya hingga saat ini memperoleh banyak kesuksesan, tetapi tidak sedikit permasalahan yang dihadapi. Konsekuensi pembentukan FST dengan menggabungkan Fakultas MIPA dan Fakultas Teknik turut mengubah sikap dan persepsi dunia kerja terhadap output FST. Sehingga lulusan FST kadang mengalami kendala tersendiri pada saat akan berpartisipasi dalam mengisi lapangan kerja yang tersedia. Jumlah jurusan yang relatif banyak dengan rumpun ilmu yang berbeda turut mempengaruhi tata kelola di tingkat fakultas. Demikian pula menguatnya keinginan pemisahan telah mendasari wacana restrukturisasi kembali FST menjadi Fakultas MIPA dan Fakultas Teknik atau nama lain yang tepat untuk mengakomodasi kedua disiplin ilmu tersebut.

Dinamika terkini yang mewarnai perjalanan FST tidak menyurutkan langkah untuk memajukan FST sesuai tuntutan kebutuhan masyarakat sebagai pengejawantahan visi Undana maka berbagai terobosan terus diupayakan demi pembenahan kelembagaan, sarana prasarana dan sumberdaya manusia ke arah yang lebih baik. Berbagai pendekatan tersebut diharapkan mampu mempersiapkan civitas akademika FST menghadapi persaingan yang semakin ketat dalam mendukung kemajuan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni (IPTEKS) maupun dalam memecahkan berbagai permasalahan pembangunan pada tataran wilayah Nusa Tenggara Timur secara khusus maupun Indonesia dan dunia internasional pada umumnya.

FST 2017

Bagikan artikel di

FacebookLinkedinTwitter